Showing posts with label ikutan kontes. Show all posts
Showing posts with label ikutan kontes. Show all posts

Monday, March 30, 2015

Selfie Story - Demi Pencitraan

Yah, walopun gak tinggi-tinggi amat manjatnya, tapi selfie dari atas pohon juga butuh teknik sendiri *tsaaah :D*

Ini bukanlah sebuah cerita tentang mimpi yang terwujud. Tapi, cerita tentang pencitraan. Iya, pencitraan hehe...

Jadi, ceritanya begini...

Dulu, gak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiran saya kalau suatu saat nanti akan merasakan yang namanya naik gunung. Saya memang suka jalan-jalan, tapi naik gunung? Duh... Mikir sejuta kali!

Tidur di tenda? Hmmm... gak apa-apa, lah.
Bawa ransel berat? Kuaaattt... Kuaaaattt... *ngoceh sambil mikir*
Fisik? Iya kuaaaat *tambah mikir sambil ngos-ngosan*
Toilet? Nah! Ini yang paling bemasalah. Kalau naik gunung, urusan toilet gimanaaa? Heuu...

Waktu masih kuliah, temen-temen kampus suka ada aja yang heran. Kok, bisa anak gunung (suami saya) pacaran sama anak kota (saya)? Saya paling nyengir aja kalau ada yang nanya gitu. Ya, abis gimana lagi, namanya juga cinta hahaha.

Ketika kami akhirnya menikah, selera kami untuk yang satu ini tetap berbeda. Saya tetap gak tertarik dengan kegiatan outdoor seperti itu, sedangkan suami sebaliknya walopun dia sendiri kemudian mengurangi kegiatan outdoornya setelah menikah.

Saat anak pertama berusia sekitar 1 tahunan, suami ngajakin camping. Saya terdiam. Menyadari diamnya saya, suami langsung mengatakan kalau ini campingnya sangat nyaman, termasuk toiletnya. Ya, sejak itu kami sekeluarga jadi lumayan sering camping. Tapi, camping manja karena ada listrik dan kasur di dalam tenda. Toiletnya juga bagus dan bersih :D

Setahun lalu, kira-kira awal tahun 2014, suami mengungkapkan keinginannya mengajak anak camping di Gunung Gede. Saya tau, seandainya saya menolak, suami juga gak akan memaksa. Tapi, setelah saya pikir-pikir rasanya gak adil juga buat suami. Selama ini, dia banyak mengalah. Termasuk belum pernah mengajak anak-anak camping yang sebenarnya. Kalau kegiatan outdoor lainnya, sih, udah pernah. Misalnya caving ke goa Jomblang, tapi penginapannya kan bagus. Nah, kalau camping beneran anak-anak belom pernah.

Gak mungkin juga, membiarkan anak-anak jalan cuma sama ayahnya. Anak-anak pasti gak akan mau. Mereka pasti mengharuskan bundanya ikut. Nah, disinilah pencitraan baru dimulai.

Kekhawatiran yang saya ceritakan di awal jangan sampai mempengaruhi anak-anak. Saya justru harus memotivasi dan memberi mereka semangat. Bilang kalau kita bakal jalan-jalan seru asalkan semuanya happy. Dari awal, kami libatkan mereka. Menyiapkan perbekalan hingga masing-masing bawa ransel.

Saya bisa menutup kekhawatiran tentang urusan toilet di depan anak-anak, tapi tidak dengan fisik. Di luar dugaan, justru anak-anak fisiknya kuat. Saya yang ngos-ngosan banget. Sebentar-sebentar berhenti. Jadilah saya diledekin sama anak-anak dan suami. Kalau udah gini, susah mau pencitraan pura-pura kuat hehehe.

Setelah mendaki selama 8 jam, sampailah kami di Alun-alun Surya Kencana. Rasa cape langsung hilang seketika. Apalagi melihat padang edelweiss yang sangat luas. Speechless...

Kami mendirikan tenda dan bermalam di sana. Walopun gagal sampe puncak Gunung Gede, mencapai Alun-alun Surya Kencana udah prestasi sendiri buat saya. Akhirnya, saya naik gunung juga hahaha. Kekhawatiran saya selama ini, bisa saya lawan :)

Anak-anak pun senang banget. Malah sampe sekarang mereka minta diajak berpetualang lagi. Saya berpikir, sesekali sebagai orang tua memang perlu pencitraan. Apalagi kalau antara suami dan istri punya hobi yang berbeda.

Apa jadinya kalau saya bilang ke anak-anak kalau naik gunung itu gak asik karena begini begitu? Sangat gak adil buat suami karena memperkecil peluangnya untuk mengenalkan dunianya pada anak. Gak adil juga buat anak karena tidak dikasih kesempatan untuk merasakan kedua dunia dan membiarkan mereka memilih. Itulah kenapa saya selalu berusaha mencitrakan diri tetap semangat kalau mengajak mereka berpetualang. Walopun dalam hati deg-degan beraaat hehehe. Yang penting anak-anak senaaang. Dan, saya akhirnya naik gunuuung! :)

Hmmm.. Enaknya kemana lagi, ya? Kayaknya udah lama juga kami sekeluarga gak berpetualang. Enaknya, sih, punya Windows Phone Ascend W1 dari Smartfren dulu. Kamera 5 megapixelsnya cukup lumayan buat selfie, dong. Yeaah! Sekarang ini selfie adalah sebuah kewajiban :p

Baca buku dengan hamparan edelweiss di depan mata dan langit biru. Walopun ngos-ngosan, rasanya pengen mengulangi lagi :)


http://www.smartfren.com/ina/home/

Wednesday, March 25, 2015

Saya, Blogging, dan Samsung GALAXY Note Edge

 Sumber: web samsung

"Yah, beliin kamera DSLR, doong..." rengek saya kepada suami.

"Pake aja kamera yang ada. Ribet sendiri nanti pake DSLR." Suami selalu memberikan jawaban yang sama setiap kali saya meminta DSLR.

Saya senang memotret. Bukan ahli, sih. Cuma sekedar senang aja. Dan, pengen juga bisa menghasilkan foto yang bagus untuk kemudia saya upload di blog atau di social media yang saya miliki. Di pikiran saya, kamera DSLR akan membuat objek-objek yang saya bidik akan bagus. Yup! DSLR memang bagus. Tapi, suami merasa saya akan ribet sendiri kalau jalan-jalan bawa DSLR. Makanya, dia membelikan camera digital untuk saya bawa kemana-mana.

Awalnya, saya suka sedikit kecewa karena keinginan punya DSLR gak juga dipenuhi. Tapi, lama-lama, benar juga apa yang dikatakan suami saya. Jangankan bawa DSLR, bawa camera digital aja masih bikin saya sedikit ribet dan kurang puas.

Membawa camera digital memang praktis, tapi aktivitas saya di dunia maya yang cukup tinggi, membuat keinginan saya berubah. Kali ini, saya sangat menginginkan punya smartphone dengan kualitas yang sangat bagus. Dimana saya bisa memotret sekaligus bisa langsung upload hasil foto ke social media.

Terlebih sejak saya datang ke sebuah acara dimana pembicaranya adalah mas Teguh Kadarisman, seorang traveler writer andal. Kalau melihat hasil fotonya yang seringkali bagus, saya cukup terkejut ketika Mas Teguh mengatakan kalau salah satu kamera andalannya justru sebuah smartphone. Ugh! Makin kepengen saya memiliki smartphone dengan kamera yang berkualitas bagus.

Keinginan saya memiliki smartphone android yang bagus semakin menggebu-gebu. Pengen bangeeettt! Blogging juga sudah menjadi passion saya. Hampir tiada hari tanpa blogging. Gadget merupakan salah satu 'senjata' para blogger. Itulah kenapa saya kepengen banget punya gadget yang bagus kualitasnya.

Mulai, deh, saya browsing mencari berbagai info smartphone android yang sesuai dengan keinginan. Samsung tentu saja brand yang paling saya cari. Menurut saya dan suami, untuk kelas android, samsung adalah rajanya.

Saya lalu menemukan info tentang Samsung GALAXY Note Edge. Wah! Keren banget! Khayalan saya langsung melayang, seandainya punya phablet ini... Apa yang akan saya lakukan?Apa yang akan saya lakukaaan...? Duh! Baru mengkhayal aja udah bikin saya melonjak-lonjak gini

Pamer, doong..

 www.kekenaima.com - blog parenting saya


www.jalanjalankenai.com - blog traveling yang saya punya

Lagi pengen semakin memaksimalkan kedua blog yang saya miliki itu. Maka, saya harus punya langkah-langkah baru. Salah satunya dengan mencari gadget baru.

Ih... Kok, pamer? Maksudnya, supaya yang lain iri?

Sejujurnya ... Iya. Ups! Hehehe... Tapi, sebagai blogger, pamer yang saya lakukan harus elegant, dong. Saya akan bikin postingan dengan foto-foto hasil jepretan Samsung GALAXY Note Edge. *Review terselubung hehe.*

Saya langsung jatuh cinta melihat tampilan layar Samsung GALAXY Note Edge yang melengkung. Unik banget! Berbagai aplikasi yang kita install, nanti ada di bagian yang melengkung itu. Jadi, gak menuh-menuhin layar. Yang merasa jarinya kegedean (kayak saya hehe) gak perlu khawatir, karena ada tambahan S Pen Stylus. Kayaknya, saya bisa cobain ngeblog atau blogwalking dengan phablet ini. Karena selama ini saya selalu melakukannya di laptop atau pc.

Seperti yang saya tulis di paragraf atas, aktivitas yang cukup tinggi di dunia maya, membuat saya sering share foto di berbagai social media. Dengan kualitas primary camera 16mp, saya yakin hasilnya bakal bagus tanpa ditambah aplikasi apapun. Secondary camera yang 3,7 mp juga lumayan bagus kualitasnya pasti. *Yuhuuu! Selfiiiee! ^_^*

Beberapa hari lalu, seorang teman memotret saya menggunakan smartphone saya dan juga smartphone miliknya. Hasilnya ... Beda banget kualitasnya. Bagusan foto dari smartphone dia. Langsung, dong, saya tanya-tanya merk hapenya. Nah, kalau nanti saya punya sambung galaxy note edge, kan, saya juga bisa kayak temen saya. Kalau ada yang nanya, saya bisa kasih tau merk hapenya.

Ditambah lagi videonya. Dengan resolusi 2K, yakin bakal cakep hasil rekamannya. Trus, dual video pula. Jadi, saya bisa merekam keadaan sekitar di depan saya, sekaligus wajah saya juga bisa terekam ketika mereportase. Jadi, makin semangat ngerekam buat bahan reportase. Kalau perlu jadi VLogger sekalian, ah.

Konektivitas bakal lancar jaya, nih!

Aktivitas saya di dunia maya, gak cuma sekedar share foto. Beberapa kali diundang ke acara blogger gathering, suka kesal dengan smartphone saya yang kurang bisa diajak kerjasama. Sering lambat kecepatan internetnya. Padahal seringkali kalau blogger gathering gitu ada lomba live tweet, dimana hadiahnya bikin mupeng beraaat. Tapi, karena koneksi internet yang lambat, seringkali saya memilih berhenti untuk ikutan. Memilih untuk mencatat secara manual saja semua rangkaian acara yang saya ikuti *serasa jadul banget kalau udah begini :D*

Konektivitas Samsung GALAXY Note Edge dimulai dari 2G hingga yang super cepat saat ini, yaitu 4G LTE. Dengan SIM Card yang juga 4G, saya rasa akan saling mendukung. Dan, membuat kecepatan internet di phablet ini seperti yang butuhkan. Rasanya, saya akan pun bisa lancar jaya ketika melakukan live tweet. Semoga rezekinya juga lancar jaya. Aamiin.

Bodynya pas, tapi kapasitasnya besar

Masih punya 2 anak dimana saya belum mengizinkan mereka untuk punya smartphone pribadi, membuat saya harus rela sesekali handphone dipakai mereka. Biasanya mereka pakai untuk main game. Tapi, saya suka rada cerewet kalau udah kebanyakan aplikasi yang diinstall. Irit aplikasi, deh!

Memori internal 32 dan 64 GB, ditambah lagi memori dari kartu micro SD yang bisa mencapai 128 GB, itu rasanya WOW banget! Dengan kapasitas segitu besar, bisa lebih banyak banyak game, foto, musik, dan aplikasi lainnya yang bisa saya install di phablet ini.

Samsung GALAXY Note Edge ini sizenya phabletnya pas buat saya. Saya katakan pas, karena kalau lihat dari sizenya masih nyaman untuk digenggam. Dimensi 151.3 x 82.4 x 8.3 mm dan berat 174 gr, pas lah sizenya. Tapi, kapasitas memorinya besar. Jadi kalau diibaratkan tas, bentuknya gak gede-gede banget, Kelihatan cantik, tapi segala bisa masuk ke dalamnya

Zaman HD dan bye-bye minyak menempel

Sekarang udah zaman HD. Ketika saya menonton tv dengan channel HD dan tidak, terasa banget beda kualitasnya. Yang HD itu jauh lebih bersih dan jelas. Kadang, saya suka juga skype sama suami. Padahal dia lagi di kantor ajah. Tapi, namanya juga pengen sesuatu yang berbeda, sekedar nelpon aja gak cukup hehe. Kalau kualitas tampilannya bagus, bakal lebih asyik dan sering-sering ini ngobrol sama suami. Bakal lebih sering streaming di youtube. Apalagi putri saya sekarang lagi demen masak dengan berguru sama youtube. Bakal tambah rajin masaknya, nih. Kualitas layar yang bagus ini karena Samsung GALAXY Note Edge menggunakan layar tipe super AMOLED dan Gorilla Glass 3 untuk proteksi.

Smartphone dan phablet zaman sekarang yang umumnya layarnya lebar-lebar dan touchscreen itu, suka bikin saya sebel juga. Abis minyak dari wajah (setelah telponan) atau jari (setelah menyentuh layar) seringkali menempel. Suka agak sulit bersihnya kalau udah berminyak. Karena Samsung GALAXY Note Edge udah pake proteksi Gorilla Glass 3 untuk layarnya, saya udah gak kesel kalau ada minya yang menempel. Karena gorilla glass ini mudah dibersihkan.

Kunci smart itu ada di otak

Suami saya seringkali mengingatkan kalau belanja itu harus ada prinsip "Ada harga, ada kualitas". Jadi, jangan cuma sekedar gaya bisa beli barang mahal. Kualitas harus ada. Dan, lebih bagus lagi kalau apa yang kita beli itu bisa bermanfaat.

Saya setuju dengan pendapat suami. Itulah kenapa niatan utama kenapa saya pengen banget punya Samsung GALAXY Note Edge ini memang untuk kerja. Semakin hari, saya semakin serius dengan dunia blogging. Makanya, ketika saat ini saya sedang mencari smartphone atau phablet yang memang sedang sangat saya butuhkan, saya gak bisa langsung asal memilih.

Saat ini di rumah saya, ada 1 buah Samsung GALAXY tab yang udah cukup jadul tapi masih berguna karena awet, cuma sayang aja gak bisa dipake buat telpon. Trus, ada juga 1 buah smartphone samsung. Kualitasnya juga cukup bagus, tapi saya pengen yang lebih lagi. Makanya, saya pengen banget punya Samsung GALAXY Note Edge. Karena perpaduan dari handphone dan tablet (phablet). Kalau udah gini, kan, praktis saya bawanya. Gak usah kebanyakan gadget.

Hmmm.. ini phablet memang bisa merubah keinginan saya untuk punya DSLR. Udah gitu walopun katanya batterenya kecil (3000 mAh), tapi karena otaknya yang smart, bisa bikin awet. Bawa 1 power bank untuk jaga-jaga aja kayaknya bakal cukup banget, yaaa :)

 Ada smartphone, kamera digital, dan video recorder. Semoga 3 barang yang selalu saya bawa kemana-mana ini, bisa menjelma menjadi 1 barang, yaitu Samsung Galaxy Note Edge. Semogaaa...

Jujur aja, nih, waktu saya memilih hape, yang saya lihat pertama kali itu kamera. Karena kalau telpon dan sms, udah standar banget, ya. Koneksi internet, awalnya tidak terlalu saya pertimbangkan karena sering di rumah. Jadi, lebih memilih pakai pc atau laptop. Ketika, mulai sering keluar rumah untuk urusan kerjaan, baru deh berasa kalau koneksi internet yang bagus itu dibutuhkan banget. Dan, akan sangat bagus kalau hapenya juga mendukung.

Makanya, saya mulai lebih mencari tahu lagi. Dan, saya baru tau kalau otak dari smartphone atau phablet yang terbaik saat ini adalah yang chipnya qualcomm snapdragon. Berarti, gak bakal salah, dong, kalau saya memilih phablet ini. Otaknya aja udah smart. Berarti sekarang giliran saya juga harus semakin smart menggunakannya. Saya, sih, berharapnya rezeki akan semakin lancar kalau sampe bisa punya phablet ini. Karena memang mendukung banget buat kerja kelihatannya. Untuk semakin menjadi blogger dengan kerja yang profesional, saya berharap peralatan 'perang' yang saya miliki harus mendukung. Salah satu caranya dengan memiliki Samsung GALAXY Note Edge.

Semogaaaa.. Samsung GALAXY Note Edge bisa menjadi milik saya. Aamiin :)



Artikel ini untuk diikutsertakan dalam lomba Samsung GALAXY Note Edge

Thursday, July 3, 2014

Indonesia Tanah Air Beta

"Alhamdulillah, akhirnya sampai juga. Terima kasih, ya, Allah. Surya Kencana! I love you, Indonesiaku!" seru salah seorang pendaki ketika akhirnya sampai di alun-alun Surya Kencana, Gunung Gede.

Saya yang saat itu sedang duduk di dalam tenda sambil membaca buku, tersenyum tipis mendengar seruan tersebut. Lambat laun air mata saya menetes mendengar seruan tersebut.

Cengengkah saya? Ya, mungkin. Saya memang gampang sekali terharu. Tapi, saya sangat setuju dengan seruan pendaki tersebut. Indonesia memang sangat layak untuk dicintai.

Friday, April 25, 2014

Pesta Wirausaha 2014 Local Brand Keren

Hari Minggu, 13 April 2014, saya datang ke acara community sharing - pre event pesta wirausaha TDA yang diseleggarakan oleh TDA Bekasi. Apa, sih TDA itu? Hmmm... sebelumnya saya mau berbagi tentang apa yang saya dapat dari 2 narasumber saat itu, yaitu Mira Sahid dan Harris Maulana. Karena niat awal kedatangan saya kesana memang untuk mendengar penjelasan 2 narsum blogger kondang itu :D


Friday, March 28, 2014

Rekening Ponsel Semakin Memudahkan Bertransaksi Tanpa Rekening Bank

Ada 3 alasan kenapa saya tertarik untuk datang ke acara DP Talk dengan tema "Transaksi Praktis Dalam Satu Gadget Untuk Netizen Yang Aktif" yang di selenggarakan oleh Dari Perempuan pada hari Sabtu, 22 Maret 2014 di Graha Niaga, Jl. Jend. Sudirman kav 58, Jakarta. Alasannya adalah:
  1. Saya termasuk netizen aktif
  2. Gadget itu udah seperti seperti seperuh jiwa saya *halah! Lebay, tapi pasti banyak juga yang kayak gitu, kan? :D
  3. Dan, saya kadang-kadang suka bertransaksi tapi suka males bawa cash kemana-mana sama ngantri di bank.
Ketika tiba di lokasi, saya tidak hanya diminta mengisi daftar hadir. Tapi, juga diminta mengisi form registrasi dari CIMB Niaga untuk dibikinkan rekening ponsel.

"Tapi, saya kan gak punya rekening dari CIMB Niaga?" tanya saya.
"Gak perlu punya rekening dari CIMB Niaga, kok. Ibu tetap bisa punya rekening ponsel," jelas salah seorang mbak dari CIMB Niaga.

Saya manggut-manggut dan nurut aja saat itu, walopun sebetulnya masih bingung. Dalam waktu singkat, sms masuk ke ponsel saya yang menyatakan registrasi go mobile di smartphone saya telah berhasil. Cepet banget prosesnya.

Narasumber : @EgardDewo (CIMB Niaga), @Frenavit (Security Online), Brandal14 (Penggiat Social Media)
Moderator: Matahari Timur

Wednesday, February 5, 2014

Through The Years

From this moment, life has begun
From this moment, you are the one
Right beside you is where i belong
From this moment on

(From This Moment - Shania Twain)

08 Februari 2003 adalah tanggal dimana saya dan suami saling mengikat janji dalam ikatan pernikahan. Siang hari, sebuah masjid di kota Bandung menjadi saksi bisunya. Pernikahan yang sudah kami nantikan, setelah 7 tahun lebih berpacaran.

Resepsi di malam harinya dengan tema semi outdoor. Souvenir 1 tangkai mawar bagi tamu yang datang, membawa suasana yang romantis. Setelah pesta usai, saya dan suami pindah dari 1 hotel ke hotel lain, karena kami memang tidak merencanakan berbulan madu. Tapi, jadinya malah seru dengan rencana mendadak itu :)


Wednesday, January 15, 2014

Makanan Sisa Jangan Langsung Dibuang

Masih tinggal bersama orang tua sebetulnya ada enaknya juga. Irit sama urusan biaya makan hehehe. Saya bukannya gak mau ngeluarin uang untuk urusan makanan, tapi mamah sendiri yang meminta sebaiknya untuk makan beliau aja yang masak. Alasannya, sering mubazir kalau saya juga masak.

Kalau dipikir-pikir, bener juga kata mamah. Mamah masak paling cuma dimakan berdua sama papah. Sementara kalau saya paling sering berempat. Tentu akan jadi mubazir kalau semuanya masak. Untuk mengatasinya, kadang saya masak hanya 1/2 resep saja. Tapi, gak semua masakan enak dibikin dengan 1/2 resep aja. Paling gak, capenya sama hehe.

Walopun begitu, gak enak juga kalau nebeng terus biarpun mamah yang minta. Sesekali saya masak, kok. Eits! Tapi, kalau urusan bekal sekolah itu udah pasti setiap hari saya yang masak, ya.Untuk makan siang dan malem aja yang kadang numpang :p

Saturday, January 4, 2014

Merasa Aman Dengan CCTV Hisomu

Beberapa tahun lalu, waktu masih mencari sekolah TK untuk anak pertama saya...

"Di tiap-tiap kelas ada kamera pengawasnya, Bu. Bahkan orang tua bisa setiap saat melihat hasil rekamannya. Jadi, tahu apa yang terjadi dengan putra atau putrinya di kelas," kata seorang perempuan yang membawa kami mengelilingi sekolah tersebut.

Beberapa bulan lalu...

"Halo, Bi? Barusan lagi beresin kamar, ya?" tanya kedua anak saya secara berbarengan melalui telpon.

Asisten rumah tangga (ART) mamah saya kebingungan. Bingung karena bagaimana mungkin, kami yang saat itu sedang di Blitar bisa mengetahui kalau dia sedang membereskan kamar? Kami pun ketawa cekikikan, sama sekali gak kasih tau ke dia. Membiarkannya bingung untuk beberapa waktu.

Diam-diam, suami saya memang memasang ip camera di kamar. Jadi, dimanapun kami berada tetap bisa melihat keadaan kamar. Itulah kenapa kami bisa tahu kalau saat itu ART di rumah sedang beberes kamar saya.

Thursday, December 19, 2013

Wisata Kuliner Bersama Daihatsu. Mau?

Saya bukan termasuk salah satu finalis lomba blog Daihatsu Terios 7 Wonder. Tapi, saya beruntung termasuk beruntung menjadi salah 1 dari 50 blogger yang diundang Daihatsu Blogger Gathering, yang diadakan di hotel Aryaduta.

Jadi, ceritanya dalam waktu dekat ini Daihatsu bakal ngegelar lagi lomba blog bekerja sama dengan VIVAlog. Tema lombanya nanti adalah tentang wisata kuliner unik di nusantara. Penjelasan singkatnya, wisata kuliner (wiskul) itu udah mulai jadi gaya hidup. Tapi, kuliner nusantara belum banyak yang tau, padahal Indonesia itu kan termasuk yang juaranya untuk urusan kuliner. Hadiah dari lomba tersebut adalah wisata kuliner ke beberapa daerah di nusantara bersama Daihatsu dan jurnalis.

Sambil nunggu pengumuman resminya dari Daihatsu dan VIVAlog, saya mau ngucapin terima kasih banyak untuk undangan dan jamuannya. Enak, nikmat, dan kenyang dengan makanan yang disajikan. Sama yang pasti saya seneng banget ketemu banyak teman-teman blogger, termasuk dengan para finalis Daihatsu Terios 7 Wonder.

 Salah satu isi goodie bag dari Daihatsu adalah mobil-mobilan. Anak saya langsung kesenengan begitu tau dapet mobil-mobilan. Sayangnya ini mobil ketinggalan di rumah mertua sebelum sempet di foto :)

Namanya juga blogger gathering. Pasti yang selalu ditunggu-tunggu adalah kopdar dengan para bloggernya :)

Keterangan : Foto yang ada dipostingan ini, seluruhnya milik Mak Fadlun. Terima kasih banyak, ya :)

Thursday, November 14, 2013

6 Hal Saya Memang Layak Mendapatkan Acer E1-432

Pertama. Saya memang layak mendapatkan Acer E1-432 karena ingin lebih produktif lagi menulis di blog. Banyak yang bilang saya termasuk blogger yang aktif. Tapi kalau lihat catatan di Facebook Fanpage saya, rasanya masih kurang produktif. Apalagi blog utama saya adalah tentang keseharian anak-anak saya. Kelak ingin saya wariskan ke mereka. Yang namanya anak-anak selalu aja ada cerita setiap harinya yang bisa ditulis di blog tentunya dengan rambu-rambu yang suda ada. Kalau gak buru-buru ditulis bisa jadi keburu hilang momennya. Jadi saya memang harus lebih rajin lagi menulis.

 Bulan Mei 2014 adalah bulan dengan postingan terbanyak, yaitu 28 postingan. Disusul bulan Oktober dengan 27 postingan. Paling rendah adalah di bulan Agustus, karena saat itu libur idul fitri. Saya memang gak banyak bersentuhan dengan gadget. 
Tapi tetap aja belum sampe tembus ke angka 30, padahal dalam 1 bulan ada 30-31 hari. Berarti dalam 1 hari saya belum tentu menulis.
Saya ingin lebih produktif lagi dari sekarang. Dengan adanya Acer E1-432 bisa diandalkan supaya saya lebih aktif lagi menulis. Syukur-syukur bisa menembus media lain selain blog

Wednesday, November 6, 2013

Acer Aspire E1-432 Untuk Kebersamaan Bersama Keluarga

Acer Aspire E1-432 bisa saya andalkan untuk bekerja? Jelas, dong!

Saya sudah menulisnya cukup lengkap di postingan yang bejudul "Jadi Tambah Produktif Gara-Gara Notebook Slim dan Gak Pake Mahal". Bisa dibilang Acer Aspire E1 ini biar kata bodynya slim tapi isinya padat. Bener-bener bisa mendukung supaya saya menjadi lebih produktif dan andal dalam bekerja terutama dalam kegiatan tulis menulis. Apalagi bisa bikin saya (tambah) keren juga lagi *teteuuupp pilihan saya itu yang warna Piano Black. Warna yang gak akan pernah ketinggalan zaman dan terkesan misterius gimaaaaannnaaaa gituh!

Berarti saya bakal beruntung banget, ya kalau bisa punya notebook ini? Trus, apa cuma saya yang beruntung? Lah, keluarga saya gimana? Kira-kira bisa menikmati kecanggihan Acer Aspire E1-432 ini gak, ya? Sebentar... saya buka webnya lagi, ya
Keunggulan utama dari notebook Aspire E1-432 ini adalah penggunaan prosesor Intel 4th Gen terbaru, atau lebih dikenal dengan kode nama Haswell. -sumber-

Thursday, October 31, 2013

Acer Aspire E1-432 Bikin Saya (Tambah) Keren

Minggu lalu saya menulis kalau Acer Aspire E1-432 bisa membuat saya menjadi produktif dalam menulis beserta alasannya. Ternyata, keuntungan yang saya dapat masih bertambah lagi, yaitu Acer Aspire E1-432 bikin saya (tambah) keren!

Kita bisa berteori kalau ingin mencintai seseorang yang mempunyai inner beauty ketimbang kecantikan luar saja. Tapi gak bisa dipungkiri juga, ketika menilai seseorang yang pertama kali dinilai oleh kita adalah penampilan orang tersebut. Setuju, kan?

Begitu juga ketika kita membeli barang, termasuk notebook. Yang diliat biasanya tampilan fisiknya dulu. Baru kemudian mempertimbangkan kualitasnya. Kira-kira barang tersebut bisa bikin kita yang udah keren ini jadi tambah keren gak? *Tsaaaahhhh :D

Acer Aspire E1-432 mendukung untuk para pemiliknya menjadi tambah keren. Gimana enggak, body notebook yang slim dan ringan bikin enak untuk dibawa kemanapun. Gak bikin pegel badan. Nanti kalau notebooknya berat, bisa-bisa kita manyun terus karena pegel bawanya.

Warna-warna yang ditawarkan Acer Aspire E1-432 juga keren, klasik dan elegan. Warna klasik dan elegan itu, warna yang gak akan pernah ketinggalan zaman menurut saya. Jadi kita bisa terus mempertahankan penampilan keren kita sampai kapanpun :D

2 warna yang dimiliki Acer Aspire E1-432 adalah:

 Piano Black

Piano Black. Semua pasti setuju kalau hitam itu warna yang akan pernah ketinggalan zaman. Cocok dengan warna apapun. Hitam juga terkesan misterius. Emaks yang aktif, agak-agak tomboy (lebih suka ranselan dan sepatu kets daripada tas perempuan dan high heels), cocok kalau pilih warna piano black ini.

Silky Silver

Silky Silver. Kalau warna silver terkesan dingin tapi anggun. Yang pas pakai ini adalah emaks pekerja kantoran. Menggunakan blazer, high heels, dan tas perempuan. Semakin terlihat anggun dan juga profesional ketika menggunakan notebook berwarna silver.

Tapi, semua itu kembali ke selera para emak, ya. Saya pribadi akan memilih Piano Black. Suka aja lihat warnanya yang hitam nan elegan itu. Lagian kayaknya warnanya cocok sama saya yang kemana-mana lebih suka pakai sepatu kets dan bawa tas ransel.

Kalau punya Acer Aspire E1-432 bisa bikin saya jadi produktif, bisa bikin saya tambah keren. Kira-kira selanjutnya bisa bikin mobile dan online saya makin praktis gak, ya? Jawabannya, bisa!

Minggu lalu saya cerita kalau suami sy sekarang sering bawa Acer V5-122p kami ke kantor, alasannya karena ringan. Gak bikin pegel sepanjang perjalanan. Nah, suami saya aja yang laki-laki males kalau harus bawa notebook yang berat, apalagi saya.

Notebook yang ringan bikin saya semangat untuk bawa kemanapun ditambah lagi bodynya yang slim dan warnanya yang anggun. Kesimpulannya, gak akan malu-maluin kalau saya bawa Acer Aspire E1-432 kemana-mana! Malah bikin saya (tambah) keren. Hasilnya, mobile dan online saya makin praktis, kan? Karena saya bika pakai notebooknya kapanpun saya mau :)

Keterangan : foto-foto yang dipakai di postingan ini berasal dari web Acer

“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.”

Thursday, October 24, 2013

Jadi Tambah Produktif Gara-Gara Notebook Slim dan Gak Pake Mahal

Apa hubungannya menulis bisa jadi produktif karena pake notebook yang gak mahal? Menulis, ya menulis aja kaliii. Sediakan waktu kalau memang mau produktif. Jangan tunggu waktu yang menyediakan buat kita.

Waktu itu, kan muternya sama aja. Selalu 24 jam setiap harinya. Jadi kalau nungguin waktu yang menyediakan buat kita, jelas gak mungkin. Harus kita yang aktif kalau memang mau produktif. Percaya, deh, itu gak cuma teori karena saya udah membuktikannya sendiri.

Tapi, punya notebook juga bisa membantu kita menjadi lebih produktif. Apalagi kalau punya Notebook yang slim dan gak pake mahal. Ini alasannya:

Monday, October 7, 2013

Arti Kebanggaan : Sebuah Pelajaran Dari Pendakian Seven Summits

Apa arti kebanggan untukmu?

Dulu, saya akan menjawab ...
Menang perlombaan, nak yang mendapat nilai baik di sekolah dan lainnya

Intinya, kebanggaan itu berkaitan erat dengan prestasi. Apalagi kalau kita bisa 'pamer' prestasi lalu dapat ucapan selamat dan puja-puji dari banyak orang. Walaupun saya selalu merasa dilema setiap kali memperlihatkan apa yang saya raih karena takut dikira pamer padahal hanya ingin berbagi semangat. Tapi gak bisa dipungkiri juga, semakin banyak yang memuji maka rasa kebanggaan itu semakin meningkat.

Friday, October 4, 2013

Mr Santai vs Mrs Sempurna

Saya   : "Yah, anak-anak diajakin Papah liburan ke Bali bulan depan dan mereka mau."
Suami : "Sama siapa?"
Saya   : "Sama Mamah-Papah, lah."
Suami : "Kalau anak-anak mau, ya gak apa-apa."
Saya  : "Iya, sih. Anak-anak juga mau. Tapi trus kita berdua ngapain selama anak-anak liburan?"
Suami : "Mau ngapain? Paling di rumah aja."

Padahal dalam hati, saya berharap suami akan bilang nanti kita begini-begitu. Pokoknya mau saya suami langsung bikin acara yang romantis gimanaaaa gitu. Lagian masa' anak-anak pada jalan-jalan, Ayah-Bundanya diem aja di rumah. Lagipula itu momen langka banget, sejak nikah jarang berduaan. Kemana-mana selalu ada 2 krucil. Nah, mumpung 2 krucil diajak liburan ke Bali sama kakek-neneknya harusnya suami suami spontan bikin rencana honeymoon, kek, gitu. Ups! Jalan-jalan maksudnya hehehe.

Monday, July 29, 2013

Bodrex Menemani Saya Ketika Tour de Java

Sebetulnya setiap kali PMS atau Pre Menstrual Syndrome dan haid di 1-2 hari pertama, saya suka malas ke luar rumah.
PMS adalah berbagai gejala fisik dan non fisik yang dialami seorang perempuan, akibat reaksi tubuh terhadap fluktuasi hormon kadar hormon yang terjadi menjelang menstruasi. Secara medis, hingga kini dilaporkan sekitar 100 gejala PMS, tetapi yang paling sering dialami adalah: nyeri dan kram perut, payudara kencang dan nyeri, kecanduan makanan tertentu, perubahan mood, mudah marah dan tersinggung, merasa depresi, perubahan nafsu makan, sakit kepala ringan, sulit berkonsentrasi, gangguan jerawat ada wajah, bahkan gampang lelah dan susah tidur. - sumber: menstruasi.com -
Beberapa gejala yang tertulis di atas, sering saya alami. Tetapi yang paling mengganggu adalah sakit kepala. Bahkan sakit kepalanya bisa sampai di hari pertama haid dan agak berat sakitnya. Gak enak melakukan aktifitas apapun. Pengennya banyak istirahat dan minum obat sakit kepala kalau sudah sangat terganggu.

Ketika suami mengajak kami sekeluarga berjalan-jalan saat liburan sekolah sebetulnya saya malas pergi kalau saja tawarannya hanya sekedar jalan-jalan ke mall. Alasannya karena saat itu udah masuk saatnya PMS. Tapi tawaran jalan-jalan Tour de Java, mengunjungi beberapa tempat wisata alam yang menakjubkan di pulau Jawa tentu tawaran yang sangat menggiurkan.

Perjalanan jauh jadi tenang karena bawa Bodrex

Seperti lazimnya perjalanan ke luar kota, yang namanya obat-obatan pribadi tentu saja gak boleh ketinggalan. Saya yang sedang PMS dan putra saya yang sedang batuk-pilek, ada rasa kawatir juga bakalan demam kalau sampai kecapean, maka saya lalu bawa keluarga besar bodrex. Obat yang selama ini selalu jadi kepercayaan kami sekeluarga. Bodrex itu murah harganya tapi reaksinya cepat.

Friday, July 26, 2013

Indahnya Masa SD

Ketika mengenang masa kecil, yang langsung teringat oleh saya adalah masa SD. Sekolah kecil yang terletak di Jakarta pusat, tepatnya di jalan Pegangsaan Tengah. Masa SD merupakan masa yang paling berkesan karena banyak kegiatan yang menyenangkan. Beberapa hal di bawah ini adalah masa-masa menyenangkan ketika saya masih SD.

Foto bersama teman-teman seangkatan saat SD dan guru-guru saat saya SD yang masih mengajar di sana.

Thursday, July 18, 2013

Tasikmalaya Mutiara dari Priangan Timur

Papah saya sebetulnya orang Ciamis. Paling tidak 1-2 tahun sekali kami pulang kampung ke Ciamis, menikmati suasana sejuk khas pedesaan. Namun sejak emak (baca : nenek) saya wafat, saat itu saya masih duduk di bangku SMA, Papah saya yang merupakan anak tunggal memutuskan untuk tetap rutin pulang kampung ke Ciamis tapi tidak menginap di rumah melainkan mencari penginapan di kota Tasikmalaya. Dan sejak saat itulah saya mulai mengenal kota Tasikmalaya.

Saat itu tidak banyak yang bisa saya jelajahi di Tasikmalaya, karena bisa dibilang kami hanya sekedar 'numpang tidur' di Tasikmalaya. Karena kalau siang hingga sore hari kami menghabiskan waktu di Ciamis.

Yang saya ingat saat itu adalah Tasikmalaya seperti kota tua yang di malam hari terasa sangat sepi. Kalau sudah malam agak susah cari toko yang masih buka karena memang saat itu selepas maghrib kotanya terasa sepi. Dan beberapa tahun kemudian, saya sudah tidak mengunjungi Tasikmalaya lagi karena Papah memutuskan untuk kembali menginap di rumah almarhum emak.

Monday, July 1, 2013

Green Hospital - Yang Hijau Memang Menyehatkan

Libur t'lah tiba ... libur t'lah tiba ... Hore! Hore! Horeeee ...!

Sepenggal lirik lagu dari Tasya -waktu masih jadi penyanyi cilik- seakan menjadi lagu wajib ketika musim liburan tiba.

Banyak alternatif untuk mengisi liburan. Mulai di dalam kota, dari mal ke mal yang pasti akan banyak menggelar event selama liburan. Atau bisa juga berlibur ke luar kota. Pantai dan pegunungan biasanya menjadi pilihan.

Untuk yang memilih berlibur ke luar kota, terutama ke pegunungan, kita akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang serba hijau. Bagaimana perasaan kita ketika sepanjang mata memandang hamparan hijau di mana-mana? Biasanya saya merasa lebih bahagia dan lebih sehat. Apalagi ketika kemudian kita pun mencium udara segar pegunungan. Hmmm ... segaaarr. Rasanya gak ingin kembali ke kota yang sudah penuh dengan polusi, ya.

Gak heran kalau banyak orang yang rela bermacet-macet bahkan mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit hanya untuk menyewa penginaan selama beberapa hari demi mendapatkan udara yang segar di pegunungan. Karena udara segar yang kita hirup dan juga pemandangan hijau mampu membuat pikiran kita kembali segar. Sehingga membuat kita menjadi lebih sehat dan mendapat energi baru untuk kembali beraktivitas rutin. Sepertinya hijau memang identik dengan sehat. Bahkan ruma sakit pun umumnya ada warna hijaunya.

Friday, May 10, 2013

What Real Milk Can Do? Cobain Greenfields Aja

Kilas balik beberapa tahun lalu ....

"Dok, boleh gak saya minum susu cair?" tanya saya ketika hamil anak pertama

"Boleh, memangnya kenapa, Bu?"

"Ya sekarang ini kan banyak banget pilihan susu buat ibu hamil, tapi masalahnya saya gak suka minum susu formula, Dok. Saya lebih suka susu cair gitu, deh."

"Susu untuk ibu hamil itu kan salah satunya untuk menyiasati ibu hamil yang kurang suka minum susu, tapi kalo ibu memang lebih suka susu cair, silakan saja"

Seneng banget waktu dokter kandungan saya bilang seperti itu. Saya itu penggemar berat susu cair. Jadi selama hamil, saya pun tetep minum susu cair.

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...