Monday, July 29, 2013

Bodrex Menemani Saya Ketika Tour de Java

Sebetulnya setiap kali PMS atau Pre Menstrual Syndrome dan haid di 1-2 hari pertama, saya suka malas ke luar rumah.
PMS adalah berbagai gejala fisik dan non fisik yang dialami seorang perempuan, akibat reaksi tubuh terhadap fluktuasi hormon kadar hormon yang terjadi menjelang menstruasi. Secara medis, hingga kini dilaporkan sekitar 100 gejala PMS, tetapi yang paling sering dialami adalah: nyeri dan kram perut, payudara kencang dan nyeri, kecanduan makanan tertentu, perubahan mood, mudah marah dan tersinggung, merasa depresi, perubahan nafsu makan, sakit kepala ringan, sulit berkonsentrasi, gangguan jerawat ada wajah, bahkan gampang lelah dan susah tidur. - sumber: menstruasi.com -
Beberapa gejala yang tertulis di atas, sering saya alami. Tetapi yang paling mengganggu adalah sakit kepala. Bahkan sakit kepalanya bisa sampai di hari pertama haid dan agak berat sakitnya. Gak enak melakukan aktifitas apapun. Pengennya banyak istirahat dan minum obat sakit kepala kalau sudah sangat terganggu.

Ketika suami mengajak kami sekeluarga berjalan-jalan saat liburan sekolah sebetulnya saya malas pergi kalau saja tawarannya hanya sekedar jalan-jalan ke mall. Alasannya karena saat itu udah masuk saatnya PMS. Tapi tawaran jalan-jalan Tour de Java, mengunjungi beberapa tempat wisata alam yang menakjubkan di pulau Jawa tentu tawaran yang sangat menggiurkan.

Perjalanan jauh jadi tenang karena bawa Bodrex

Seperti lazimnya perjalanan ke luar kota, yang namanya obat-obatan pribadi tentu saja gak boleh ketinggalan. Saya yang sedang PMS dan putra saya yang sedang batuk-pilek, ada rasa kawatir juga bakalan demam kalau sampai kecapean, maka saya lalu bawa keluarga besar bodrex. Obat yang selama ini selalu jadi kepercayaan kami sekeluarga. Bodrex itu murah harganya tapi reaksinya cepat.

Ketika sakit tentu kita bertanya kepada ahlinya. Begitu juga ketika membeli obat, sebaiknya memilih obat jangan sembarangan tapi beli obat yang udah ahlinya. Seperti Bodrex yang memang ahli menatasi sakit kepala. Selain itu ketika membeli obat bebas, saya selalu melihat dulu kandungan dari obat tersebut. Karena pernah beberapa kali kami membeli obat bebas, yang awalnya kami pikir kalau obat bebas itu dimana-mana sama dan pasti aman, ternyata saya dan anak-anak mengalami sakit pada lambung. Setelah mencari tahu, ternyata jenis zat pereda rasa nyeri itu ada macam-macam. Buat kami obat yang mengadung parasetamol itu yang paling aman untuk tubuh kami. Mampu meredakan rasa sakit tanpa ada efek samping lain yang bikin badan jadi gak enak.

Bodrex termasuk obat bebas yang mengandung paracetamol. Kalau gitu cocok, deh, untuk kami. Dan memang terbukti. Untuk sakit kepala, Bodrex itu ahlinya. Bahkan untuk meredakan nyeri yang lain pada tubuh juga bisa, seperti demam, sakit gigi, dan lainnya. Dan yang bikin saya semakin mantap memilih Bodrex adalah inovasi Bodrex yang dapat diminum kapan saja. Karena yang namanya sakit itu kita, kan, gak tau kapan datangnya. Misalnya tiba-tiba sakit kepala menyerang, mau makan dulu udah keburu hilang nafsu makannya karena sakit kepala. Dengan adanya inovasi Bodrex ini, saya bisa langsung minum obat tanpa harus makan dulu. Nafsu makan jadi datang kembali setelah sakit kepala reda.

Saya mengenal Bodrex juga udah lama banget. Bahkan usia Bodrex sendiri sudah 43 tahun, lebih tua dari usia saya. Rasanya gak akan mungkin Bodrex bisa bertahan selama itu dan menjadi obat sakit kepala #1 kalau gak dipercaya oleh masyarakat. Bodrex juga peduli dengan kesehatan masyarakat banyak, terbukti dengan mempunya program kegiatan sosial yang bernama bRC (bodrex Reaksi Cepat) yang dimulai sejak tahun 2006.

Salah satu kegiatan bRC
Pasukan Bodrex bersama kopassus membantu korban banjir Jakarta 2013 - sumber foto : Fanpage Bodrex -
bRC memberikan layanan kesehatan yang bersifat komunal kepada warga yang dilanda bencana, tinggal di daerah kumuh atau tertinggal, atau mayoritas warganya tergolong tak mampu dengan bentuk kegiatannya antara lain posko kesehatan darurat di daerah bencana, pengobatan massal gratis, operas hernia massal gratis, operasi katarak massal gratis, kitan massal gratis, donor darah, fogging, pemberian vitamin dan makanan bagi balita, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan ibu hamil, layanan KB, dan lain sebagainya - sumber: thetempogroup.net -
Dana dari kegiatan tersebut berasal dari menyisihkan sebagian penjual produk-produk PT. Tempo Scan Pasific Tbk, yang salah satu produknya adalah Bodrex. Jadi secara gak langsung masyarakat yang mengkonsumsi produk-produk dari PT. Tempi Scan Pasific Tbk juga ikut berpartisipasi dalam membantu kesehatan masyarakat secara luas.

Ah, senang sekali saya mengetahui hal tersebut. Terlebih lagi Bodrex memang membantu liburan Tour de Java saya bersama keluarga tetap menyenangkan dan menjadikannya sebagai salah satu momen liburan terindah. Terima kasih Bodrex :)

Foto di Ranu Pane bersama keluarga tercinta dengan latar belakang gunung Semeru dari kejauhan. Perjalanan jauh saya jadi tenang dan nyaman karena membawa Bodrex. Gak keliatan, kan, kalo saya sempat sakit kepala? :)

Sumber :
  1. http://www.thetempogroup.net/CorporateInfo/Default.aspx?ID=vOLRDwsdY7WNIdLaszrQbA==
  2.  https://www.facebook.com/AhlinyaAtasiSakitKepala
  3. http://menstruasi.com/node/21









1 comment:

  1. Artikel nya bagus gan, terus berbagi informasi menarik ya

    ReplyDelete

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...